Setelah mengalami kebocoran data, tindakan cepat dan terkoordinasi sangat penting untuk meminimalkan dampak negatif dan melindungi data sensitif. Berikut adalah hal-hal utama yang harus Anda lakukan:
Tindakan Cepat
- Jangan Panik: Tetap tenang adalah langkah awal yang krusial untuk mengambil keputusan yang tepat.
- Identifikasi Data yang Terdampak: Pastikan jenis informasi apa saja yang bocor (misalnya, nama lengkap, alamat email, kata sandi, nomor jaminan sosial, atau informasi finansial).
- Ubah Kata Sandi Segera: Ganti kata sandi untuk akun yang terdampak kebocoran, dan juga untuk akun lain yang menggunakan kata sandi yang sama atau serupa. Pastikan untuk membuat kata sandi yang kuat dan unik.
- Aktifkan Autentikasi Dua Faktor (2FA): Jika tersedia, segera aktifkan 2FA untuk menambahkan lapisan keamanan ekstra pada akun Anda.
Pemantauan dan Pelaporan
- Hubungi Pihak Perusahaan/Layanan: Berkomunikasi dengan perusahaan atau penyedia layanan yang mengalami kebocoran data untuk mengonfirmasi apakah data Anda terekspos dan menanyakan panduan spesifik dari mereka.
- Laporkan Insiden: Di Indonesia, Anda dapat melaporkan insiden kebocoran data pribadi ke otoritas terkait.
- Jika melibatkan layanan keuangan, laporkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Untuk masalah terkait data kependudukan, hubungi Ditjen Dukcapil Kemendagri.
- Pantau Aktivitas Akun: Periksa secara saksama rekening bank, laporan kartu kredit, dan akun online lainnya untuk mendeteksi transaksi atau aktivitas mencurigakan.
- Manfaatkan Layanan Pemantauan Kredit (Jika Ada): Beberapa perusahaan yang mengalami kebocoran data menawarkan layanan pemantauan kredit gratis; manfaatkan fasilitas ini jika tersedia.
- Tinjau Laporan Kredit Anda: Pesan dan tinjau laporan kredit Anda secara berkala dari biro pelaporan kredit untuk mengetahui adanya pembukaan akun baru yang tidak sah atas nama Anda.
Pencegahan Jangka Panjang
- Tingkatkan Kewaspadaan: Waspada terhadap upaya penipuan seperti phishing (email atau pesan palsu yang mencoba mencuri informasi Anda).
- Perbarui Sistem Keamanan: Pastikan perangkat lunak dan aplikasi di perangkat Anda selalu diperbarui dengan patch keamanan terbaru.
- Gunakan Pengelola Kata Sandi (Password Manager): Pertimbangkan untuk menggunakan pengelola kata sandi untuk membuat dan menyimpan kata sandi yang kuat dan unik dengan aman.
Sumber : https://eraspace.com/artikel/post/jangan-panik-lakukan-ini-ketika-data-pribadi-bocor